1. Pengertian Reformasi
2. Pelopor Reformasi di Indonesia dan ide-idenya
3. Tujuan Reformasi di Indonesia.
4. Agenda Reformasi di Indonesia.
5. Proses dan peristiwa Jatuhnya Pemerintahan Orde Baru
6. Jalannya Reformasi:
a. Peristiwa Trisakti.
b. Tragedi Semanggi
c. Tragedi Sosial dan sexual
7. Penyerahan Jabatan Presiden kepada Wakil Presiden
8. Pemerintahan Masa Reformasi:
a. Masa Pemerintahan B.J. Habibie
b. Masa Pemerintahan Abdurrachman Wahid
c. Masa Pemerintahan Megawati
d. Masa Pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono I
e. Masa Pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono II
Minggu, 16 Oktober 2011
Senin, 23 Februari 2009
RENJANA


"Panta Rei", mengalir seperti air..... demikian juga dengan hidup ini, seperti aliran air yang terus bergerak mengalir melalui mata air, kemudian memasuki anak sungai, ke sungai dan akhirnya ke laut yang maha luas. artinya hidup yang dalam lingkup yang sempit terus bergerak menuju lingkungan yang luas, apalagi dalam era globalisasi ini.
LIFE PLANNING
Hidup harus dipersiapkan.... Itu merupakan teguran bagi setiap insan di dunia ini.
Mungkin budaya "Ana dina ana upa" sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman lagi.
Tetapi dalam konteks lain, bahwa kepercayaan Tuhan akan memberi makan kita setiap hari adalah benar, asal manusia mau dan mengerti secara rational, bahwa setiap rezeki harus diusahakan dan diperjuangkan, bukan diterima begitu saja tanpa usaha apa-apa.
Sejak anak memulai dalam kehidupan, proses perencanaan hidup harus ditanamkan, mulai dari cara belajar dan mengerjakan tugas-tugas dalam dunia pendidikan. ini sangat penting agar anak sudah mempersiapkan belajar terlebih dulu dan mengerjakan "Home Work" yang diberikan oleh para pengajar. Belajar bukan budaya instan, sehingga para pembelajar tidak hanya belajar kalau mendapat tugas atau mau ulangan saja.
Mungkin budaya "Ana dina ana upa" sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman lagi.
Tetapi dalam konteks lain, bahwa kepercayaan Tuhan akan memberi makan kita setiap hari adalah benar, asal manusia mau dan mengerti secara rational, bahwa setiap rezeki harus diusahakan dan diperjuangkan, bukan diterima begitu saja tanpa usaha apa-apa.
Sejak anak memulai dalam kehidupan, proses perencanaan hidup harus ditanamkan, mulai dari cara belajar dan mengerjakan tugas-tugas dalam dunia pendidikan. ini sangat penting agar anak sudah mempersiapkan belajar terlebih dulu dan mengerjakan "Home Work" yang diberikan oleh para pengajar. Belajar bukan budaya instan, sehingga para pembelajar tidak hanya belajar kalau mendapat tugas atau mau ulangan saja.
Rabu, 18 Februari 2009
Hidup perlu disyukuri


Kehidupan manusia perlu dinikmati, disyukuri, dan dilaksanakan sesuai dengan talenta yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Setiap manusia mendapatkan talenta yang berbeda-beda, maka jangan memeksakan seseorang sama atau harus bisa melakukan / melaksanakan sesuatu yang mampu dilaksanakan oleh orang lain. Apalagi menilai seseorang hanya berdasarkan dari diri kita sendiri dengan menganggap "Bodoh" orang lain. Itu tindakan yang kurang bijak dan cenderung egois atau malahan egoistis.
PERJALANAN HIDUP


Hidup itu di dunia hanya sementara, ibarat orang hanya mampir untuk minum, sebab ada orang yang dapat hidup lebih dari 100 tahun adalah suatu karunia dari Tuhan. Mungkin rata-rata usia orang Indonesia adalah 60 tahun. Ini tergantung dari kebiasaan hidupnya, gizi yang dikonsumsi, dan sebagainya.
Nah..bagaimana kita kita harus menyikapi keadaan seperti itu?
Acuh tah acuh? Pasrah pada Tuhan? Penuh percaya diri? atau apa?
Semua itu tergantung pada pribadi mereka masing-masing. Talenta dari Tuhan adalah peluang bagi kita untuk mengembangkannya, bukan untuk berpasrah diri ataupun terlalu yakin, tapi tidak mempunyai dasar/alasan sama sekali.
Mari sejenak kita renungkan....sejenak.... Bagaimana hidup dan kehidupan kita, diri kita sendiri... Suasana tenang...hening..masuk dalam hati yang paling dalam. Siapa kita? Who am I ?
Langganan:
Postingan (Atom)
